SOAL IPA TERPADU KELAS 9
A. SUHU DAN SKALA TERMOMETER
1. Konsep Suhu
Suhu adalah besaran yang menyatakan derajat
panas atau dingin suatu benda. Alat ukur suhu disebut termometer. Terdapat
beberapa skala termometer yang umum digunakan: Celcius (C), Reamur (R),
Fahrenheit (F), dan Kelvin (K). Selain itu, kadang kita menemukan termometer
dengan skala buatan (misal X) yang bersifat linier.
2. Hubungan Linier Antar Skala
Jika sebuah termometer X memiliki titik tetap
bawah (misal 0°X saat es melebur) dan titik tetap atas (misal 100°X saat air
mendidih), maka hubungan antara suhu dalam X dan C adalah linier. Secara umum,
untuk dua titik yang diketahui, kita dapat membuat persamaan:
X−X0X100−X0=C−C0C100−C0X100−X0X−X0=C100−C0C−C0
Di mana X0X0 dan C0C0 adalah titik
tetap bawah, X100X100 dan C100C100 titik tetap
atas.
Contoh soal:
Jika
suhu 40°C setara dengan 20°X dan 0°C setara 0°X, maka suhu 60°C pada termometer
X adalah …
Penyelesaian:
Kita punya dua pasangan: (0°C, 0°X) dan (40°C, 20°X). Karena skala linier,
perbandingan perubahan suhu sama. Maka:
X−020−0=C−040−0atauX20=C4020−0X−0=40−0C−0atau20X=40C
Sehingga X=C40×20=C2X=40C×20=2C. Jadi untuk C = 60°C, X = 30°X.
Suhu
25°X setara dengan 50°C. Jika skala X linier, maka 10°X setara dengan …
Karena titik nol belum diketahui, kita perlu
asumsi bahwa skala X memiliki titik tetap bawah 0°X bertepatan dengan 0°C?
Tidak selalu. Namun jika hanya satu titik yang diketahui, kita harus mengetahui
apakah titik nol kedua skala sama? Dari kalimat "skala X linier"
berarti hubungan linear, tetapi tidak disebut titik tetap bawah. Biasanya soal
seperti ini menganggap bahwa 0°X = 0°C jika tidak disebut lain. Tapi perlu cek:
jika 25°X = 50°C, maka perbandingan: 1°X = 2°C, sehingga 10°X = 20°C. Jadi
jawabannya 20°C.
B. STRUKTUR DAN FUNGSI SEL TUMBUHAN
1. Organel Sel Tumbuhan
Sel tumbuhan memiliki organel yang khas:
·
Kloroplas: tempat berlangsungnya fotosintesis.
Mengandung klorofil yang menangkap energi cahaya.
·
Vakuola: berfungsi menyimpan cadangan makanan, air,
dan zat sisa. Pada sel tumbuhan dewasa, vakuola besar.
·
Dinding
sel: memberikan kekakuan
dan perlindungan.
·
Mitokondria: tempat respirasi sel.
Jawaban untuk soal:
·
Bagian sel tumbuhan
yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis adalah kloroplas.
·
Organel yang menyimpan
cadangan makanan adalah vakuola (atau kadang plastida seperti
amiloplas).
C. PENCEMARAN DAN MITIGASI BENCANA
1. Membaca Grafik Pencemaran
Grafik pencemaran biasanya menunjukkan kadar
polutan terhadap waktu. Jika puncak pencemaran terjadi pada tahun 2020, artinya
pada tahun tersebut kadar polutan tertinggi. Jika grafik meningkat dari 2018 ke
2022, berarti kondisi lingkungan semakin tercemar.
2. Mitigasi Bencana
Mitigasi adalah upaya mengurangi risiko
bencana. Contoh mitigasi gempa bumi:
·
Membangun bangunan
tahan gempa.
·
Melakukan simulasi
evakuasi.
·
Memasang alat
peringatan dini.
D. GERAK BUMI DAN AKIBATNYA
1. Rotasi Bumi
Rotasi adalah gerakan bumi pada porosnya.
Akibat:
·
Terjadinya siang dan
malam.
·
Perbedaan waktu.
·
Pembelokan arah angin
dan arus laut.
2. Revolusi Bumi
Revolusi adalah gerak bumi mengelilingi
matahari. Akibat:
·
Perubahan musim.
·
Perbedaan lamanya
siang dan malam.
·
Rasi bintang yang
tampak berubah.
E. GERAK PADA TUMBUHAN (NASTI, TROPISME,
TAKSIS)
1. Tropisme
Gerak tumbuhan yang arahnya dipengaruhi oleh
rangsang dari luar.
·
Fototropisme: gerak ke arah cahaya (positif fototropisme
pada batang).
·
Geotropisme: gerak ke arah gravitasi.
·
Hidrotropisme: gerak ke arah air.
2. Nasti
Gerak tumbuhan yang tidak dipengaruhi arah
rangsang.
·
Seismonasti: gerak karena sentuhan, misal daun putri malu
menutup.
·
Niktinasti: gerak karena gelap (daun menutup malam
hari).
·
Hidronasti: gerak karena perubahan kadar air, misal
membukanya stomata.
3. Taksis
Gerak seluruh tubuh organisme (biasanya
uniseluler) menuju atau menjauhi rangsang.
F. INTERAKSI MAKHLUK HIDUP (SIMBIOSIS)
1. Jenis Simbiosis
·
Mutualisme: kedua pihak diuntungkan (lebah dan bunga:
lebah mendapat nektar, bunga dibantu penyerbukan).
·
Komensalisme: satu diuntungkan, satu tidak dirugikan
(contoh: ikan hiu dan remora).
·
Parasitisme: satu diuntungkan, satu dirugikan (benalu dan
pohon mangga: benalu mengambil nutrisi).
2. Dampak Insektisida Berlebihan
·
Membunuh serangga
non-target (lebah, musuh alami).
·
Resistensi hama.
·
Pencemaran lingkungan.
·
Rantai makanan
terganggu.
G. KALOR DAN ASAS BLACK
1. Prinsip Pencampuran
Ketika dua zat sejenis (misal air) dengan suhu
berbeda dicampur, kalor yang dilepas air panas sama dengan kalor yang diterima
air dingin. Rumus:
m1⋅c⋅(T1−Tc)=m2⋅c⋅(Tc−T2)m1⋅c⋅(T1−Tc)=m2⋅c⋅(Tc−T2)
Dengan cc sama, maka:
m1(T1−Tc)=m2(Tc−T2)m1(T1−Tc)=m2(Tc−T2)
Suhu akhir Tc=m1T1+m2T2m1+m2Tc=m1+m2m1T1+m2T2.
Contoh soal:
Dua
air sejenis dicampur: 40 g suhu 70°C dan 20 g suhu 40°C. Suhu akhir campuran
adalah …
Tc=40×70+20×4040+20=2800+80060=360060=60∘CTc=40+2040×70+20×40=602800+800=603600=60∘C
Jika
massa air panas lebih besar, maka suhu akhir campuran akan mendekati
suhu air panas (lebih besar).
H. BESARAN, SATUAN, DAN ALAT UKUR
1. Alat Ukur
·
Panjang: mistar,
jangka sorong, mikrometer sekrup.
·
Massa: neraca (neraca
Ohaus, neraca digital).
·
Waktu: stopwatch.
·
Suhu: termometer.
I. WUJUD ZAT DAN GAYA ANTAR PARTIKEL
1. Sifat Zat
·
Padat: gaya tarik antar partikel sangat kuat,
partikel bergetar di tempat.
·
Cair: gaya tarik kurang kuat, partikel dapat
bergerak bebas namun terikat.
·
Gas: gaya tarik sangat lemah, partikel bergerak
bebas.
J. PEMISAHAN CAMPURAN
1. Metode Pemisahan
·
Filtrasi
(penyaringan): untuk memisahkan
padatan dari cairan (pasir dan air).
·
Distilasi: untuk memisahkan zat cair berdasarkan titik
didih (alkohol dan air).
·
Sublimasi: untuk memisahkan zat yang dapat menyublim
(kapur barus) dari campuran padat.
·
Kromatografi: untuk memisahkan zat terlarut berdasarkan
perbedaan kecepatan rambat.
K. ENERGI MEKANIK
1. Energi Potensial dan Kinetik
·
Energi
potensial gravitasi: Ep=mghEp=mgh, dimiliki benda
karena kedudukannya.
·
Energi
kinetik: Ek=12mv2Ek=21mv2, dimiliki benda karena geraknya.
·
Saat benda jatuh
bebas, energi potensial berkurang, energi kinetik bertambah, namun energi
mekanik tetap.
L. GRAFIK GERAK
1. Gerak Lurus
·
Grafik kecepatan (v) terhadap
waktu (t):
o Garis lurus naik: gerak lurus berubah
beraturan dipercepat (GLBB dipercepat).
o Garis mendatar: gerak lurus beraturan (GLB),
kecepatan konstan.
o Garis lurus turun: GLBB diperlambat.
M. PESAWAT SEDERHANA
1. Tuas (Pengungkit)
Jungkat-jungkit termasuk tuas jenis pertama
(titik tumpu di antara beban dan kuasa). Lengan beban = jarak titik tumpu ke
beban; lengan kuasa = jarak titik tumpu ke kuasa. Prinsip: beban×lengan beban=kuasa×lengan kuasabeban×lengan beban=kuasa×lengan kuasa. Jika lengan kuasa lebih panjang, gaya yang
diperlukan lebih kecil.
N. SISTEM PENCERNAAN DAN ENZIM
1. Enzim Pencernaan
·
Amilase: mengubah amilum (pati) menjadi maltosa.
Dihasilkan di mulut dan pankreas.
·
Pepsin: memecah protein menjadi pepton. Bekerja di
lambung (suasana asam).
·
Lipase: memecah lemak.
2. Zat Kimia dalam Makanan
·
Alami: vitamin,
mineral, antioksidan alami.
·
Buatan: pewarna
sintetis, pengawet (natrium benzoat), pemanis buatan (aspartam).
O. SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA
1. Peredaran Darah Besar dan Kecil
·
Peredaran
darah besar (sistemik):
dari jantung (ventrikel kiri) ke seluruh tubuh (melalui aorta) kembali ke
jantung (atrium kanan) melalui vena cava. Berfungsi mengangkut oksigen ke sel
dan mengembalikan karbon dioksida.
·
Peredaran
darah kecil (pulmonal):
dari jantung (ventrikel kanan) ke paru-paru (arteri pulmonalis) kemudian
kembali ke jantung (atrium kiri) melalui vena pulmonalis. Di paru-paru terjadi pertukaran
gas.
2. Pembuluh Darah
·
Arteri: membawa darah kaya oksigen (kecuali arteri
pulmonalis).
·
Vena: membawa darah kaya karbon dioksida (kecuali
vena pulmonalis).
P. ENERGI KINETIK DAN POTENSIAL
1. Faktor yang Mempengaruhi
Energi kinetik bergantung pada massa dan
kecepatan. Semakin besar massa dan kecepatan, semakin besar energi kinetik.
Q. INTERAKSI MAKHLUK HIDUP LANJUTAN
1. Komensalisme
Contoh: anggrek yang menempel di pohon
(anggrek mendapat tempat hidup, pohon tidak terpengaruh). Juga ikan remora
dengan hiu.
2. Taksis
Contoh: Euglena bergerak menuju cahaya
(fototaksis positif). Bakteri bergerak menuju zat kimia (kemotaksis).
R. MITIGASI BENCANA BANJIR
1. Upaya Mitigasi
·
Penghijauan daerah
resapan.
·
Pembuatan biopori.
·
Normalisasi sungai.
·
Tidak membuang sampah
ke sungai.
·
Sistem peringatan
dini.
Posting Komentar untuk "SOAL IPA TERPADU KELAS 9"
Posting Komentar