KETRAMPILAN PROSES SAINS

 Tentu. Untuk mengetahui kemampuan keterampilan proses sains (KPS) siswa kelas VII SMP, materi sebaiknya tidak berupa hafalan, tetapi berupa kegiatan penyelidikan sederhana yang memungkinkan guru mengamati kemampuan siswa secara langsung.

Berikut saya buatkan satu paket materi yang dapat sekaligus digunakan untuk mengajar, melatih, dan mendiagnosis kemampuan KPS siswa.

MATERI PEMBELAJARAN IPA KELAS VII

Keterampilan Proses Sains melalui Penyelidikan Sederhana

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa diharapkan mampu:

  1. melakukan pengamatan menggunakan pancaindra dan alat sederhana;

  2. mengidentifikasi fakta dari hasil pengamatan;

  3. mengajukan pertanyaan ilmiah;

  4. membuat prediksi;

  5. menentukan variabel dalam penyelidikan;

  6. merancang percobaan sederhana;

  7. melakukan pengukuran dengan alat yang sesuai;

  8. mencatat data dalam tabel;

  9. menyajikan data;

  10. menganalisis hubungan antarvariabel;

  11. membuat kesimpulan berdasarkan data;

  12. mengomunikasikan hasil penyelidikan.


B. Apa Itu Keterampilan Proses Sains?

Keterampilan Proses Sains adalah kemampuan yang digunakan seseorang untuk memperoleh, mengolah, dan menggunakan informasi melalui proses ilmiah.

Sederhananya:

KPS adalah kemampuan siswa untuk berpikir dan bekerja seperti seorang ilmuwan ketika menyelidiki suatu fenomena.

Misalnya, ketika melihat es mencair, siswa tidak hanya mengatakan:

"Es mencair karena panas."

Tetapi mampu melakukan proses:

Mengamati → Bertanya → Memprediksi → Merancang percobaan → Mengukur → Mencatat data → Menganalisis → Menyimpulkan


C. Keterampilan Proses Sains yang Akan Dilatih

No.KeterampilanKemampuan yang Diamati
1MengamatiMenggunakan indra dan alat
2MengidentifikasiMenemukan fakta
3MenanyaMembuat pertanyaan ilmiah
4MemprediksiMembuat dugaan berdasarkan informasi
5MengukurMenggunakan alat ukur
6MengklasifikasiMengelompokkan berdasarkan ciri
7Menentukan variabelMenentukan faktor yang memengaruhi
8Merencanakan penyelidikanMenyusun langkah percobaan
9Mengumpulkan dataMencatat hasil pengamatan
10Menyajikan dataMembuat tabel/grafik
11Menganalisis dataMenemukan pola/hubungan
12MenyimpulkanMembuat kesimpulan berdasarkan bukti
13MengomunikasikanMenyampaikan hasil
14MengevaluasiMenilai kelemahan penyelidikan

D. Materi Inti: "Apakah Luas Permukaan Memengaruhi Kecepatan Es Mencair?"

Materi ini sangat cocok untuk kelas VII karena alat dan bahannya sederhana, tetapi dapat digunakan untuk mengamati banyak KPS sekaligus.

Fenomena

Guru menunjukkan dua buah es batu.

Es batu pertama dibiarkan dalam bentuk utuh.

Es batu kedua dihancurkan menjadi beberapa bagian kecil.

Guru bertanya:

"Which ice will melt faster?"

atau dalam bahasa Indonesia:

"Es mana yang akan mencair lebih cepat?"

Jangan langsung memberikan jawabannya kepada siswa.

Biarkan siswa melakukan penyelidikan.


E. Tahap 1 – Mengamati

Guru memberikan dua kondisi:

Es A: satu es batu utuh.

Es B: es batu yang sudah dihancurkan menjadi beberapa bagian.

Siswa mengamati:

  • bentuk;

  • ukuran;

  • keadaan permukaan;

  • perubahan yang terjadi;

  • waktu yang diperlukan untuk mencair.

Pertanyaan untuk siswa

  1. Apa yang kamu lihat?

  2. Apa perbedaan Es A dan Es B?

  3. Apakah ukuran es sama?

  4. Apakah luas permukaannya sama?

  5. Apa yang terjadi setelah beberapa menit?

Keterampilan yang dinilai

Mengamati


F. Tahap 2 – Mengajukan Pertanyaan

Siswa diminta membuat pertanyaan berdasarkan fenomena.

Contoh pertanyaan:

"Apakah luas permukaan es memengaruhi waktu yang diperlukan untuk mencair?"

Guru dapat menjelaskan bahwa pertanyaan ilmiah harus dapat diselidiki atau diuji melalui percobaan.

Keterampilan yang dinilai

Merumuskan pertanyaan


G. Tahap 3 – Membuat Prediksi

Siswa membuat prediksi.

Contoh:

"Saya memprediksi es yang memiliki luas permukaan lebih besar akan mencair lebih cepat."

Guru tidak perlu mengatakan apakah prediksi tersebut benar atau salah.

Karena:

Prediksi harus dibuktikan melalui data.

Keterampilan yang dinilai

Memprediksi


H. Tahap 4 – Mengenal Variabel

Ini merupakan bagian yang sangat penting untuk siswa kelas VII.

Guru memperkenalkan tiga jenis variabel.

1. Variabel bebas

Variabel yang sengaja diubah oleh peneliti.

Dalam percobaan ini:

Luas permukaan es


2. Variabel terikat

Variabel yang diukur atau diamati.

Dalam percobaan:

Waktu yang diperlukan es untuk mencair.


3. Variabel kontrol

Faktor yang dibuat sama.

Misalnya:

  • jenis es;

  • massa es;

  • tempat percobaan;

  • suhu ruangan;

  • wadah;

  • waktu mulai.

Pertanyaan kepada siswa

"Mengapa massa es harus dibuat sama?"

Ini dapat menguji kemampuan siswa memahami keadilan dalam percobaan (fair test).


I. Tahap 5 – Merancang Penyelidikan

Siswa bekerja dalam kelompok.

Alat dan bahan

  • es batu;

  • piring/wadah;

  • stopwatch;

  • timbangan jika tersedia;

  • penggaris jika diperlukan;

  • lembar pengamatan.

Rancangan

Es A: es batu utuh.

Es B: es batu yang dihancurkan.

Letakkan kedua es pada tempat yang sama.

Mulai stopwatch secara bersamaan.

Catat perubahan setiap:

1 menit

atau

2 menit.


J. Tahap 6 – Mengukur dan Mengumpulkan Data

Siswa membuat tabel.

Tabel Pengamatan

Waktu (menit)Es AEs B
0
2
4
6
8
10

Siswa dapat mencatat kondisi:

  • belum mencair;

  • mulai mencair;

  • sebagian mencair;

  • hampir seluruhnya mencair;

  • seluruhnya mencair.

Jika memungkinkan, siswa dapat mengukur massa es yang tersisa.


K. Tahap 7 – Menyajikan Data

Setelah mendapatkan data, siswa membuat grafik.

Contoh:

Sumbu X: waktu

Sumbu Y: massa es yang tersisa

Kemudian siswa membandingkan kedua grafik.


L. Tahap 8 – Menganalisis Data

Guru memberikan pertanyaan:

Pertanyaan 1

Es mana yang mencair lebih cepat?

Pertanyaan 2

Bagaimana hubungan luas permukaan dengan kecepatan mencair?

Pertanyaan 3

Apakah data mendukung prediksi awal?

Pertanyaan 4

Apa bukti yang mendukung jawabanmu?

Pertanyaan nomor 4 sangat penting.

Guru ingin melihat apakah siswa dapat menggunakan bukti/data, bukan sekadar memberikan pendapat.


M. Tahap 9 – Membuat Kesimpulan

Siswa membuat kesimpulan berdasarkan data.

Contoh:

"Berdasarkan hasil pengamatan, es yang memiliki luas permukaan lebih besar mencair lebih cepat daripada es yang berbentuk utuh."

Guru dapat meminta siswa menggunakan format:

Berdasarkan data..., saya menyimpulkan bahwa...


N. Tahap 10 – Mengomunikasikan Hasil

Setiap kelompok mempresentasikan:

  1. pertanyaan penelitian;

  2. prediksi;

  3. variabel;

  4. metode;

  5. data;

  6. grafik;

  7. kesimpulan.

Kelompok lain diberikan kesempatan bertanya.


O. Lembar Kerja Siswa

LKPD – Penyelidikan Es Mencair

Identitas

Nama: ______________________

Kelas: ______________________

Kelompok: __________________

Tanggal: ____________________


1. Pengamatan Awal

Tuliskan minimal 3 fakta yang kamu amati.





2. Pertanyaan Penelitian

Buat satu pertanyaan yang dapat diuji melalui percobaan.

Pertanyaan:



3. Prediksi

Apa yang menurutmu akan terjadi?

Prediksi saya:


Karena:



4. Variabel

Variabel bebas:


Variabel terikat:


Variabel kontrol:



5. Data Pengamatan

WaktuEs AEs B
0 menit
2 menit
4 menit
6 menit
8 menit
10 menit

6. Analisis

1. Es mana yang mencair lebih cepat?


2. Apa bukti yang mendukung jawabanmu?


3. Apakah hasil percobaan sesuai dengan prediksimu?



7. Kesimpulan

Berdasarkan hasil percobaan:




P. Instrumen Penilaian Keterampilan Proses Sains

Guru dapat menggunakan rubrik berikut.

KPS1 – Perlu Bimbingan2 – Mulai Berkembang3 – Baik4 – Sangat Baik
MengamatiTidak mampu menemukan faktaMenemukan 1 faktaMenemukan beberapa faktaMenemukan fakta secara lengkap dan relevan
MenanyaTidak membuat pertanyaanPertanyaan belum dapat diujiPertanyaan dapat diujiPertanyaan jelas, relevan, dan dapat diuji
MemprediksiTidak membuat prediksiPrediksi tanpa alasanPrediksi dengan alasanPrediksi logis berdasarkan pengetahuan/bukti
MengukurTidak mampu menggunakan alatBanyak membutuhkan bantuanDapat menggunakan alatMenggunakan alat secara tepat dan mandiri
Menentukan variabelTidak memahami variabelMemahami sebagianMenentukan variabel dengan benarMenentukan dan menjelaskan seluruh variabel
Merancang percobaanTidak mampu merancangMembutuhkan banyak bantuanRancangan cukup baikRancangan sistematis dan fair
Mengumpulkan dataData tidak lengkapData sebagianData cukup lengkapData lengkap dan sistematis
Menyajikan dataTidak mampuPenyajian kurang tepatTabel/grafik cukup tepatTabel/grafik sangat jelas dan tepat
MenganalisisTidak mampuAnalisis sederhanaMenemukan polaMampu menjelaskan pola berdasarkan bukti
MenyimpulkanTidak berdasarkan dataSebagian berdasarkan dataSesuai dataSangat jelas dan didukung bukti
MengomunikasikanTidak mampu menjelaskanPenjelasan kurang jelasPenjelasan cukup jelasSistematis, jelas, dan mampu menjawab pertanyaan

Q. Interpretasi Kemampuan KPS Siswa

Setelah guru memberikan skor, jumlahkan skor setiap siswa.

Misalnya terdapat 10 indikator dengan skor maksimum 4.

Skor maksimum = 40

Kemudian gunakan kategori:

PersentaseKategori
86–100%Sangat Baik
76–85%Baik
60–75%Cukup
≤59%Perlu Bimbingan

Namun, hasil ini sebaiknya digunakan sebagai diagnosis awal dan dasar pemberian tindak lanjut, bukan semata-mata sebagai nilai akhir.


R. Aktivitas Diagnostik yang Lebih Menantang

Setelah percobaan es, guru dapat memberikan masalah berikut.

"Dua siswa melakukan percobaan untuk mengetahui pengaruh suhu air terhadap kecepatan gula larut."

Siswa A menggunakan:

  • 100 mL air dingin;

  • 1 sendok gula.

Siswa B menggunakan:

  • 200 mL air panas;

  • 2 sendok gula.

Kemudian guru bertanya:

1. Apakah percobaan tersebut merupakan percobaan yang adil?

2. Apa yang salah?

3. Apa variabel bebasnya?

4. Apa variabel terikatnya?

5. Apa variabel kontrol yang seharusnya dibuat sama?

6. Bagaimana cara memperbaiki rancangan percobaan tersebut?

Soal seperti ini sangat baik untuk mendeteksi kemampuan berpikir ilmiah siswa, karena siswa harus menemukan kesalahan dalam rancangan eksperimen.


S. Penilaian yang Saya Sarankan

Untuk memperoleh gambaran KPS siswa kelas VII secara lebih akurat, jangan hanya menggunakan satu percobaan.

Gunakan 3 tahap asesmen.

Tahap 1 – Observasi

Guru mengamati siswa ketika melakukan kegiatan.

Fokus:

  • mengamati;

  • menggunakan alat;

  • mengukur;

  • mencatat data.

Tahap 2 – Produk

Siswa menghasilkan:

  • tabel;

  • grafik;

  • laporan;

  • kesimpulan.

Fokus:

  • mengolah data;

  • menganalisis;

  • menyimpulkan.

Tahap 3 – Tanya Jawab

Guru memberikan pertanyaan:

"Why did you choose this variable?"

"What evidence supports your conclusion?"

"What would you change if you repeated the experiment?"

Fokus:

  • penalaran ilmiah;

  • komunikasi;

  • evaluasi;

  • refleksi.


T. Profil KPS yang Dapat Dibuat Guru

Setelah beberapa kegiatan, guru dapat membuat profil keterampilan proses sains setiap siswa.

Contoh:


KeterampilanSiswa ASiswa BSiswa C
Mengamati432
Menanya322
Memprediksi432
Mengukur342
Menentukan variabel321
Mengumpulkan data432
Menganalisis data322
Menyimpulkan432
Mengomunikasikan342
Mengevaluasi221

Dari tabel tersebut guru dapat melihat bahwa kemampuan IPA siswa tidak selalu sama.

Misalnya:

  • Siswa A kuat dalam pengamatan dan kesimpulan.

  • Siswa B kuat dalam komunikasi.

  • Siswa C membutuhkan pendampingan dalam hampir semua keterampilan.

Dengan demikian, guru dapat memberikan pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan kebutuhan nyata siswa.

Inti dari pembelajaran ini

Jangan menjadikan pertanyaan:

"Apakah siswa hafal materi IPA?"

sebagai satu-satunya ukuran.

Untuk kelas VII, guru juga perlu melihat:

"Apakah siswa mampu melakukan proses untuk memperoleh pengetahuan IPA?"

Itulah yang membuat kegiatan penyelidikan seperti "Es Mana yang Mencair Lebih Cepat?" sangat berguna sebagai asesmen diagnostik Keterampilan Proses Sains (KPS) sekaligus kegiatan pembelajaran.

Posting Komentar untuk "KETRAMPILAN PROSES SAINS"