Pengukuran dan Besaran

 

Materi IPA Kelas VII SMP

Pengukuran dan Besaran

"Menjadi Ilmuwan Muda: Bagaimana Kita Mengetahui Ukuran Suatu Benda?"


A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. menjelaskan pengertian pengukuran dan besaran;

  2. membedakan besaran pokok dan besaran turunan;

  3. mengenal satuan baku dan tidak baku;

  4. menggunakan alat ukur sesuai dengan besaran yang diukur;

  5. membaca hasil pengukuran dengan benar;

  6. melakukan konversi satuan sederhana;

  7. memilih alat ukur yang tepat berdasarkan kebutuhan;

  8. menyajikan hasil pengukuran dengan angka dan satuan yang benar;

  9. menerapkan keterampilan proses sains melalui kegiatan pengukuran.


B. Ayo Berpikir!

Bayangkan guru membawa sebuah meja ke dalam kelas.

Guru bertanya:

"Menurut kalian, siapa yang paling tepat menentukan panjang meja ini?"

Siswa pertama menjawab:

"Saya! Panjangnya sekitar 1 meter."

Siswa kedua berkata:

"Menurut saya 10 jengkal."

Siswa ketiga berkata:

"Menurut saya 100 cm."

Ketiganya mungkin mendapatkan hasil yang berbeda.

Mengapa?

Karena mereka menggunakan satuan yang berbeda.

Nah, di sinilah pentingnya pengukuran dan satuan baku.


C. Apa Itu Pengukuran?

Pengukuran adalah kegiatan membandingkan suatu besaran dengan satuan tertentu yang digunakan sebagai standar.

Contoh:

Ketika kita mengukur panjang meja menggunakan penggaris dan mendapatkan hasil:

120 cm

Artinya kita membandingkan panjang meja dengan satuan sentimeter.

Pengukuran selalu melibatkan:

Nilai/angka + satuan

Contoh:

  • 5 meter

  • 10 kilogram

  • 30 sekon

  • 25°C

❌ Salah:

Panjang meja = 120

✅ Benar:

Panjang meja = 120 cm


D. Apa Itu Besaran?

Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka serta satuan.

Contoh:

  • panjang;

  • massa;

  • waktu;

  • suhu;

  • luas;

  • volume;

  • kecepatan.

Coba pikirkan!

Apakah "cantik" merupakan besaran?

Tidak.

Mengapa?

Karena "cantik" tidak dapat diukur menggunakan satuan yang disepakati secara ilmiah.

Apakah "panjang meja" merupakan besaran?

Ya.

Karena dapat diukur, misalnya:

120 cm.


E. Besaran dan Satuan

Perhatikan contoh berikut:

BesaranNilaiSatuan
Panjang2meter
Massa5kilogram
Waktu10sekon
Suhu30°C

Jadi:

Besaran = sesuatu yang diukur

Nilai = hasil pengukuran

Satuan = pembanding dalam pengukuran


F. Mengapa Kita Membutuhkan Satuan Baku?

Bayangkan seorang pedagang berkata:

"Saya menjual beras sebanyak 5 kantong."

Apakah kita mengetahui dengan pasti berapa banyak beras tersebut?

Belum tentu.

Ukuran "kantong" bisa berbeda-beda.

Sekarang pedagang mengatakan:

"Beras ini massanya 5 kilogram."

Kita lebih mudah memahami jumlahnya.

Inilah fungsi satuan baku.


G. Satuan Tidak Baku

Satuan tidak baku adalah satuan yang nilainya tidak tetap atau tidak disepakati secara internasional.

Contoh:

  • jengkal;

  • depa;

  • langkah;

  • hasta;

  • segenggam;

  • gelas.

Percobaan sederhana

Ukur panjang meja menggunakan:

  1. jengkal tangan;

  2. pensil;

  3. penggaris.

Apakah hasilnya sama?

Kemungkinan besar tidak.

Mengapa?

Karena ukuran jengkal dan pensil tidak sama.


H. Satuan Baku

Satuan baku adalah satuan yang telah disepakati dan digunakan sebagai standar.

Dalam IPA digunakan Sistem Internasional (SI).

Contoh:

  • meter (m);

  • kilogram (kg);

  • sekon (s);

  • ampere (A);

  • kelvin (K);

  • mol (mol);

  • candela (cd).


I. Besaran Pokok

Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain.

Ada 7 besaran pokok SI.

No.Besaran PokokSatuan SISimbol
1Panjangmeterm
2Massakilogramkg
3Waktusekons
4Suhu termodinamikkelvinK
5Kuat arus listrikampereA
6Jumlah zatmolmol
7Intensitas cahayacandelacd

Cara mudah mengingat

Pa-Ma-Wa-Su-Ar-Ju-In

Panjang
Massa
Waktu
Suhu
Arus listrik
Jumlah zat
Intensitas cahaya


J. Besaran Turunan

Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari satu atau lebih besaran pokok.

Contohnya:

Besaran TurunanSatuanHubungan
Luaspanjang × panjang
Volumepanjang × panjang × panjang
Kecepatanm/spanjang ÷ waktu
Massa jeniskg/m³massa ÷ volume
Gayanewton (N)kg·m/s²

K. Contoh Besaran Turunan

1. Luas

Jika panjang meja 2 m dan lebarnya 1 m:

[
L = p \times l
]

[
L = 2 \times 1 = 2,m^2
]

Jadi luas meja:

2 m²


2. Volume

Sebuah balok memiliki:

Panjang = 4 m

Lebar = 2 m

Tinggi = 1 m

[
V=p\times l\times t
]

[
V=4\times2\times1
]

[
V=8,m^3
]


3. Kecepatan

Sebuah sepeda menempuh jarak 100 meter dalam 20 sekon.

[
v=\frac{s}{t}
]

[
v=\frac{100}{20}
]

[
v=5,m/s
]


L. Mengenal Alat Ukur

Setiap besaran membutuhkan alat ukur yang sesuai.

BesaranAlat Ukur
PanjangPenggaris/meteran
MassaNeraca
WaktuStopwatch/jam
SuhuTermometer
Volume cairanGelas ukur
Kuat arusAmperemeter

M. Mengukur Panjang

Alat yang umum digunakan:

Penggaris

Cocok untuk mengukur:

  • panjang buku;

  • panjang pensil;

  • lebar meja;

  • benda kecil lainnya.

Meteran

Cocok untuk:

  • panjang ruangan;

  • tinggi badan;

  • panjang meja;

  • panjang benda yang lebih besar.


N. Cara Membaca Penggaris

Perhatikan beberapa hal:

  1. letakkan benda sejajar dengan penggaris;

  2. ujung benda sebaiknya berada pada angka 0;

  3. lihat skala dengan posisi mata tegak lurus;

  4. baca angka pada ujung benda;

  5. tuliskan hasil pengukuran beserta satuannya.

Contoh

Jika ujung benda berada pada angka 8 cm, maka:

Panjang benda = 8 cm


O. Pengukuran Massa

Massa dapat diukur menggunakan neraca.

Contoh:

Massa sebuah apel:

150 gram

Massa sebuah buku:

500 gram

Ingat:

Massa berbeda dengan berat.

Secara sederhana pada tingkat ini:

Massa berkaitan dengan banyaknya materi dalam benda.

Sedangkan berat merupakan gaya gravitasi yang bekerja pada benda.


P. Pengukuran Waktu

Alat ukur:

  • jam;

  • stopwatch.

Satuan:

  • sekon;

  • menit;

  • jam.

Hubungan:

[
1\text{ menit}=60\text{ sekon}
]

[
1\text{ jam}=60\text{ menit}
]


Q. Pengukuran Suhu

Alat yang digunakan adalah termometer.

Contoh:

Suhu ruangan:

27°C

Suhu air:

30°C

Suhu tubuh manusia secara umum sekitar:

37°C


R. Pengukuran Volume

Volume benda cair dapat diukur menggunakan gelas ukur.

Contoh:

Volume air:

50 mL

100 mL

250 mL

Untuk benda berbentuk teratur, volume dapat dihitung menggunakan rumus.

Misalnya balok:

[
V=p\times l\times t
]


S. Kegiatan Praktikum

"Detektif Pengukuran"

Sekarang siswa menjadi ilmuwan muda.

Alat dan bahan

Setiap kelompok menyiapkan:

  • penggaris;

  • meteran;

  • stopwatch;

  • neraca jika tersedia;

  • beberapa benda di kelas;

  • gelas ukur jika tersedia.

Tugas

Ukurlah:

  1. panjang meja;

  2. lebar meja;

  3. panjang buku;

  4. panjang pensil;

  5. massa buku;

  6. waktu berjalan dari satu titik ke titik lain;

  7. volume air.


T. Tabel Pengamatan

No.Benda/BesaranAlat UkurHasilSatuan
1Panjang meja
2Lebar meja
3Panjang buku
4Panjang pensil
5Massa buku
6Waktu
7Volume air

U. Tantangan Berpikir

Tantangan 1

Dua siswa mengukur panjang meja.

Andi: 120 cm

Budi: 1,2 m

Apakah hasil pengukuran mereka berbeda?

Jawab:

Tidak.

Karena:

[
1,2,m=120,cm
]

Jadi kedua hasil pengukuran sama.


Tantangan 2

Rina mengukur panjang pensil menggunakan jengkal.

Doni menggunakan penggaris.

Menurutmu, pengukuran siapa yang lebih dapat dipercaya?

Jawaban:

Doni, karena penggaris menggunakan satuan baku dan memiliki skala yang jelas.


Tantangan 3

Seorang siswa mengatakan:

"Panjang meja saya adalah 120."

Apakah jawaban tersebut sudah benar?

Belum.

Harus dituliskan satuannya, misalnya:

120 cm


V. Permainan "Besaran atau Bukan?"

Guru menyebutkan beberapa kata.

Siswa mengangkat:

👍 = Besaran

👎 = Bukan besaran

Contoh:

KataJawaban
Panjang👍
Massa👍
Waktu👍
Suhu👍
Kecepatan👍
Cantik👎
Pintar👎
Rajin👎
Volume👍
Luas👍

Permainan ini sederhana tetapi efektif untuk mengetahui apakah siswa benar-benar memahami konsep besaran.


W. Kuis Cepat

1.

Apa yang dimaksud dengan pengukuran?

2.

Apa yang dimaksud dengan besaran?

3.

Sebutkan tiga contoh besaran pokok!

4.

Apa satuan SI untuk panjang?

5.

Apa satuan SI untuk massa?

6.

Apa alat yang digunakan untuk mengukur suhu?

7.

Apakah luas termasuk besaran pokok atau turunan?

8.

Apakah jengkal merupakan satuan baku?

9.

Apa satuan SI untuk waktu?

10.

Mengapa hasil pengukuran harus disertai satuan?


X. Kunci Jawaban Kuis

  1. Pengukuran adalah kegiatan membandingkan suatu besaran dengan satuan tertentu sebagai standar.

  2. Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka serta satuan.

  3. Contoh: panjang, massa, waktu.

  4. Meter (m).

  5. Kilogram (kg).

  6. Termometer.

  7. Besaran turunan.

  8. Tidak.

  9. Sekon (s).

  10. Agar hasil pengukuran memiliki makna yang jelas dan dapat dibandingkan.


Y. Refleksi Siswa

Setelah pembelajaran, siswa mengisi:

Hari ini saya belajar tentang:


Hal yang paling menarik bagi saya adalah:


Hal yang masih membingungkan saya adalah:


Sekarang saya sudah mampu:

☐ Menjelaskan pengertian pengukuran

☐ Membedakan besaran dan bukan besaran

☐ Membedakan satuan baku dan tidak baku

☐ Membedakan besaran pokok dan turunan

☐ Memilih alat ukur yang tepat

☐ Membaca hasil pengukuran

☐ Menuliskan hasil pengukuran dengan benar


Z. Inti Materi yang Harus Dikuasai

Pengukuran
→ kegiatan membandingkan besaran dengan satuan.

Besaran
→ sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka serta satuan.

Besaran Pokok
→ 7 besaran dasar SI.

Besaran Turunan
→ besaran yang diturunkan dari besaran pokok.

Satuan Baku
→ satuan yang telah disepakati dan digunakan sebagai standar.

Alat Ukur
→ dipilih sesuai dengan besaran yang akan diukur.

Konsep kunci:

Hasil pengukuran = angka + satuan

Contoh:

❌ 25

25 cm

Dengan pendekatan ini, materi Pengukuran dan Besaran tidak hanya mengajarkan definisi, tetapi sekaligus melatih keterampilan proses sains siswa, terutama mengamati, mengukur, mencatat data, membandingkan, menganalisis, dan mengomunikasikan hasil pengukuran.

Posting Komentar untuk "Pengukuran dan Besaran"