PERSILANGAN
🧬 Materi IPA Kelas 9 SMP: Persilangan dan Pewarisan Sifat
Persilangan merupakan salah satu materi penting dalam pewarisan sifat. Melalui persilangan, kita dapat mempelajari bagaimana sifat dari induk dapat diwariskan kepada keturunannya. Pada materi ini kita akan mempelajari persilangan monohibrid dan dihibrid.
🎯 Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:
- 🧬 Menjelaskan pengertian pewarisan sifat.
- 🔬 Menjelaskan pengertian gen, alel, genotipe, dan fenotipe.
- 🌱 Membedakan homozigot dan heterozigot.
- 🧮 Menyelesaikan persilangan monohibrid.
- 🧮 Menyelesaikan persilangan dihibrid.
- 📊 Menentukan perbandingan genotipe dan fenotipe hasil persilangan.
🧬 A. Pengertian Pewarisan Sifat
Pewarisan sifat adalah proses penurunan sifat dari induk kepada keturunannya melalui materi genetik. Sifat yang diwariskan dapat berupa sifat fisik maupun karakteristik tertentu.
Contoh sifat yang dapat diwariskan antara lain:
- 👁️ Warna mata
- 🧑🦱 Bentuk rambut
- 🌱 Warna bunga
- 🌱 Bentuk biji
- 📏 Tinggi badan
Ilmu yang mempelajari pewarisan sifat disebut genetika.
🔬 B. Istilah-Istilah Penting dalam Persilangan
🧬 1. Gen
Gen adalah bagian dari DNA yang membawa informasi genetik untuk menentukan suatu sifat tertentu.
🧬 2. Alel
Alel adalah bentuk alternatif dari suatu gen. Alel biasanya dituliskan menggunakan huruf yang sama tetapi dibedakan dengan huruf kapital dan huruf kecil.
Contoh:
- B = alel dominan
- b = alel resesif
👑 3. Sifat Dominan
Dominan adalah sifat yang dapat tampak meskipun hanya terdapat satu alel dominan.
Alel dominan biasanya dilambangkan dengan huruf kapital.
Contoh: B
🌱 4. Sifat Resesif
Resesif adalah sifat yang umumnya baru tampak apabila individu memiliki dua alel resesif.
Alel resesif biasanya dilambangkan dengan huruf kecil.
Contoh: b
🧬 5. Genotipe
Genotipe adalah susunan gen yang dimiliki oleh suatu individu.
Contoh:
- BB
- Bb
- bb
👀 6. Fenotipe
Fenotipe adalah sifat yang dapat diamati atau tampak pada suatu individu.
Contoh:
- 🌱 Biji bulat
- 🌱 Biji keriput
- 🌺 Bunga merah
- 🌺 Bunga putih
🧬 C. Homozigot dan Heterozigot
🔵 Homozigot
Homozigot berarti pasangan alel pada suatu individu sama.
- BB = homozigot dominan
- bb = homozigot resesif
🟢 Heterozigot
Heterozigot berarti pasangan alel berbeda.
Contoh: Bb
🌱 D. Persilangan Monohibrid
Persilangan monohibrid adalah persilangan yang hanya memperhatikan satu sifat beda.
Kata mono berarti satu.
Contoh sifat yang dapat digunakan:
- 🌱 Bentuk biji
- 🌺 Warna bunga
- 🐭 Warna bulu
- 🌳 Tinggi tanaman
🧮 E. Contoh Persilangan Monohibrid
Misalnya:
- B = biji bulat (dominan)
- b = biji keriput (resesif)
Induk yang disilangkan:
BB × bb
🔹 Langkah 1: Menentukan Gamet
Individu BB hanya menghasilkan gamet B.
Individu bb hanya menghasilkan gamet b.
🔹 Langkah 2: Membuat Persilangan
| × | B | B |
|---|---|---|
| b | Bb | Bb |
| b | Bb | Bb |
📊 Hasil Persilangan
Genotipe: 100% Bb
Fenotipe: 100% biji bulat
🧮 F. Persilangan Bb × Bb
Sekarang dua individu heterozigot disilangkan:
Bb × Bb
Masing-masing induk menghasilkan dua macam gamet, yaitu B dan b.
| × | B | b |
|---|---|---|
| B | BB | Bb |
| b | Bb | bb |
📊 Perbandingan Genotipe
1 BB : 2 Bb : 1 bb
👀 Perbandingan Fenotipe
Jika B merupakan sifat dominan, maka:
3 bulat : 1 keriput
Dengan demikian:
- 🟢 75% menunjukkan sifat dominan.
- 🔴 25% menunjukkan sifat resesif.
📜 G. Hukum Mendel I
Persilangan monohibrid berkaitan dengan Hukum Mendel I atau Hukum Segregasi.
Hukum ini menjelaskan bahwa pasangan alel akan berpisah ketika pembentukan gamet.
Contohnya, individu Bb menghasilkan dua jenis gamet:
B dan b
🌱 H. Persilangan Dihibrid
Persilangan dihibrid adalah persilangan yang memperhatikan dua sifat beda sekaligus.
Kata di berarti dua.
Contohnya adalah persilangan berdasarkan:
- 🌱 Bentuk biji dan warna biji.
- 🌺 Warna bunga dan bentuk biji.
- 🐭 Warna bulu dan bentuk tubuh.
🧬 I. Contoh Persilangan Dihibrid
Diketahui:
- B = biji bulat
- b = biji keriput
- K = biji kuning
- k = biji hijau
Induk:
BBKK × bbkk
🔹 Gamet
BBKK menghasilkan gamet: BK
bbkk menghasilkan gamet: bk
🧮 Keturunan F1
BK × bk → BbKk
Jadi, seluruh keturunan F1 mempunyai genotipe:
100% BbKk
Dengan fenotipe:
100% biji bulat berwarna kuning
🧮 J. Persilangan Dihibrid F1 × F1
Jika keturunan F1 disilangkan dengan sesamanya:
BbKk × BbKk
Masing-masing induk menghasilkan empat macam gamet:
BK, Bk, bK, bk
📊 Punnett Square
| × | BK | Bk | bK | bk |
|---|---|---|---|---|
| BK | BBKK | BBKk | BbKK | BbKk |
| Bk | BBKk | BBkk | BbKk | Bbkk |
| bK | BbKK | BbKk | bbKK | bbKk |
| bk | BbKk | Bbkk | bbKk | bbkk |
📊 Perbandingan Fenotipe
Pada kondisi dominansi penuh dan asortasi bebas, diperoleh perbandingan:
9 : 3 : 3 : 1
- 🟢 9 = bulat kuning
- 🟡 3 = bulat hijau
- 🔵 3 = keriput kuning
- 🔴 1 = keriput hijau
📜 K. Hukum Mendel II
Persilangan dihibrid berkaitan dengan Hukum Mendel II atau Hukum Asortasi Bebas.
Secara sederhana, hukum ini menyatakan bahwa pasangan alel dari gen yang berbeda dapat memisah dan bergabung secara bebas dalam pembentukan gamet, dengan asumsi gen-gen tersebut berasortasi bebas.
🧠 L. Cara Cepat Mengingat Persilangan
| Jenis Persilangan | Jumlah Sifat | Contoh | Rasio Fenotipe |
|---|---|---|---|
| 🌱 Monohibrid | 1 sifat | Bb × Bb | 3 : 1 |
| 🧬 Dihibrid | 2 sifat | BbKk × BbKk | 9 : 3 : 3 : 1 |
💡 Tips mengingat:
🧠 MONO = 1 sifat → 3 : 1
🧠 DI = 2 sifat → 9 : 3 : 3 : 1
📝 M. Latihan Soal Persilangan
Soal 1
Apa yang dimaksud dengan persilangan monohibrid?
Soal 2
Apa yang dimaksud dengan persilangan dihibrid?
Soal 3
Jika B merupakan alel dominan dan b merupakan alel resesif, manakah genotipe yang merupakan homozigot dominan?
A. BB
B. Bb
C. bb
D. B
Soal 4
Jika T = tinggi dan t = pendek, tentukan genotipe individu heterozigot!
Soal 5
Tentukan hasil persilangan BB × bb!
Soal 6
Tentukan perbandingan genotipe hasil persilangan Bb × Bb!
Soal 7
Pada persilangan Bb × Bb, berapa persentase keturunan yang memiliki genotipe bb?
Soal 8
Pada persilangan Bb × Bb, berapa persentase keturunan yang menunjukkan sifat dominan?
Soal 9
Jika R = merah dan r = putih, tentukan hasil persilangan Rr × rr!
Soal 10
Tanaman tinggi Tt disilangkan dengan tanaman pendek tt. Tentukan perbandingan fenotipe keturunannya!
Soal 11
Berapa macam gamet yang dapat dihasilkan oleh individu dengan genotipe BbKk?
Soal 12
Tuliskan empat macam gamet yang dihasilkan oleh individu BbKk!
Soal 13
Diketahui B = bulat, b = keriput, K = kuning, dan k = hijau. Tentukan hasil persilangan BBKK × bbkk!
Soal 14
Berdasarkan persilangan BBKK × bbkk, bagaimana genotipe F1?
Soal 15
Jika F1 dari persilangan BBKK × bbkk disilangkan dengan sesamanya, tuliskan persilangannya!
Soal 16
Berapa jumlah kombinasi keturunan pada persilangan BbKk × BbKk?
Soal 17
Tuliskan empat macam gamet yang dihasilkan individu BbKk!
Soal 18
Berapakah perbandingan fenotipe pada persilangan dihibrid BbKk × BbKk dengan dominansi penuh?
Soal 19
Pada persilangan BbKk × BbKk, berapa peluang keturunan yang memiliki dua sifat resesif?
Soal 20
Jelaskan mengapa persilangan dihibrid dapat menghasilkan perbandingan fenotipe 9 : 3 : 3 : 1!
✅ N. Kunci Jawaban
1. Persilangan monohibrid adalah persilangan yang memperhatikan satu sifat beda.
2. Persilangan dihibrid adalah persilangan yang memperhatikan dua sifat beda sekaligus.
3. A. BB
4. Tt
5. BB × bb menghasilkan 100% Bb.
6. Bb × Bb menghasilkan perbandingan genotipe 1 BB : 2 Bb : 1 bb.
7. 25%.
8. 75%.
9. Rr × rr menghasilkan 50% Rr dan 50% rr. Perbandingan fenotipe = 1 merah : 1 putih.
10. Tt × tt menghasilkan 50% Tt (tinggi) dan 50% tt (pendek). Perbandingan fenotipe = 1 tinggi : 1 pendek.
11. 4 macam gamet.
12. BK, Bk, bK, bk.
13. BBKK × bbkk menghasilkan 100% BbKk. Fenotipenya 100% bulat kuning.
14. Genotipe F1 = 100% BbKk.
15. BbKk × BbKk.
16. 16 kombinasi.
17. BK, Bk, bK, bk.
18. 9 bulat kuning : 3 bulat hijau : 3 keriput kuning : 1 keriput hijau.
19. 1/16 atau 6,25%.
20. Karena setiap induk BbKk menghasilkan empat macam gamet, yaitu BK, Bk, bK, dan bk. Jika kedua sifat berasortasi secara bebas dan menunjukkan dominansi penuh, kombinasi 16 keturunan menghasilkan rasio fenotipe 9 : 3 : 3 : 1.
📚 O. Ringkasan Materi
| Konsep | Penjelasan |
|---|---|
| 🧬 Gen | Bagian DNA yang membawa informasi genetik. |
| 🧬 Alel | Bentuk alternatif dari suatu gen. |
| 👑 Dominan | Sifat yang dapat tampak jika terdapat alel dominan. |
| 🌱 Resesif | Sifat yang tampak jika tidak ada alel dominan, pada model dominansi penuh. |
| 🔵 Homozigot | Pasangan alelnya sama, misalnya BB atau bb. |
| 🟢 Heterozigot | Pasangan alelnya berbeda, misalnya Bb. |
| 👀 Fenotipe | Sifat yang dapat diamati. |
| 🧬 Genotipe | Susunan gen suatu individu. |
| 🌱 Monohibrid | Persilangan dengan satu sifat beda. |
| 🧬 Dihibrid | Persilangan dengan dua sifat beda. |
| 📊 Rasio monohibrid | Fenotipe 3 : 1; genotipe 1 : 2 : 1 pada persilangan heterozigot × heterozigot. |
| 📊 Rasio dihibrid | Fenotipe 9 : 3 : 3 : 1 pada kondisi dominansi penuh dan asortasi bebas. |
🧬🌱 Pahami konsepnya, tentukan gametnya, buat persilangannya, lalu tentukan genotipe dan fenotipenya! 🔬🧠
Catatan kecil: saya juga membetulkan beberapa detail agar lebih tepat secara ilmiah, termasuk penjelasan bahwa rasio 9 : 3 : 3 : 1 berlaku pada kondisi dominansi penuh dan asortasi bebas.
Posting Komentar untuk "PERSILANGAN"
Posting Komentar